Mumpung Masih Muda

Selama masih memegang status student dan berusia di bawah 26 tahun, menggunakan fasilitas transportasi merupakan suatu kenikmatan yang maha di Eropa. Berbagai transportasi mulai dari pesawat, bus, kereta antar negara hingga transportasi publik dalam kota diberikan diskon hingga 40 % di kebanyakan negara. Inilah salah satu hal yang paling kami berdua syukuri disini. Dibandingkan dewasa normal, kami seperti beli satu tiket saja.

Dengan membawa kupon keterangan mahasiswa dari universitas, aku dapat berlangganan smartcard transportasi publik dalam kota Brussel dengan harga istimewa. Yaitu 17 Euro per bulan. Harga untuk orang dewasa adalah 50 Euro. Dikarenakan awal tahun ajaran ini ada promo, barangsiapa yang mendaftar tengah bulan, cukup membayar 100 Euro untuk masa berlaku satu tahun. Sementara istriku meskipun bukan student di universitas di sini, tetap mendapat diskon dengan hanya membayar 35 Euro perbulan. Namun karena tidak sepanjang tahun istriku membutuhkan transportasi publik, suatu saat biaya transportasi kami akan berkurang drastis sehingga aku perkirakan transportasi publik kami hanya akan memakan total biaya 300 Euro sepanjang tahun. Atau 30 Euro perbulan. Atau skema lain, karena aku tidak butuh kartu STIB ke kampus, smart card ku bisa dipakai istriku, hehe.

Sistem transportasi di Brussels merupakan sistem transportasi terpadu. Fasilitas layanan bus, tram dan metro (subway) dijalankan oleh sebuah perusahaan milik pemerintah bernama STIB (Société des Transports Intercommunaux de Bruxelles) atau MVIB (Maatschappij voor het Intercommunaal) dalam Bahasa Belanda. Maklum kota dwibahasa, sampai perusahaan pun perlu punya dua nama. Layanan STIB/MVIB dapat diakses dengan satu smartcard. Uniknya, tidak seperti di SIngapur yang tertib dan setiap kali naik transportasi publik kita harus selalu men-swipe kartu, di Brussels karena minimnya fasilitas dan sistem yang kurang berkembang baik akhir-akhir ini dalam hal pelayanan publik, termasuk transportasi. Mungkin akibat kekosongan pemerintah Belgia juga yang sudah lebih dari setahun ini.

Sementara itu jika kami ingin ke luar kota dapat menggunakan bis atau kereta. Menggunakan kereta cara termurah adalah dengan membeli tiket Go Pass. Dengan 50 Euro kita dapat memiliki 10 trip destinasi kemanapun di dalam Belgia.  Jumlah perjalanan dan penumpang dapat dikalikan. Tiket ini tidak memiliki nama pemegang, sehingga dapat dipinjamkan ke teman. Jika pergi berdua, cukup menuliskan tujuan dua kali. Begitu selanjutnya. Jauh dekat, perjalanan kereta ke luar kota hanya berbiaya 5 Euro/orang/sekali jalan.

Untuk komunikasi, menimbang kondisi kami yang masih tahun madu. Kami berkomitmen untuk tidak terlalu gadget dependent. Salah satunya dengan tidak memiliki Blackberry. Hehehe. Hasil muktamar kami berdua sejauh ini menyimpulkan bahwa penggunaan gadget di luar kebutuhan berbanding terbalik dengan kualitas hubungan internal. Mengingat akan timbul terlalu banyaknya distorsi dan pengalihan perhatian. Alhamdulillah sejauh ini komunikasi kami sangat nyaman dan masih terakomodasi dengan sebuah hape “sejuta umat” yang ada senternya. Sementara kebetuhan social networking cukup terakomodir dengan satu note book sepuhku.

Minimnya alat komunikasi yang kami miliki saat ini sesuai dengan kondisi kehidupan kami yang sangat simple di Brussels ini dan memiliki beberapa manfaat positif lain yaitu hemat listrik dan pulsa. Untuk pulsa kami menganggarkan 15 Euro per bulan saja. Sisa anggaran transportasi dan komunikasi sekitar 50 Euro per bulan insyaAllah akan kami alokasikan untuk beberapa kunjungan silaturahmi ke luar Belgia nantinya.

Donc, c’est pas cher, he!! Tidak mahal transportasi di Eropa selama bisa memaksimalkan status pelajar dan berusia di bawah 26 tahun !!!

Allors, inilah akhir bagian dari cerita Bahagia dengan Seribu Perak Saja. Cerita mengenai perencana bagaimana kami dapat bertahan hidup, menabung, dan berhemat dengan amanah beasiswa yang kami terima. Semoga dapat memberi gambaran dalam mengelola dana beasiswa dan memberi semangat untuk mendapat kesempatan belajar dengan dukungan beasiswa!!!

Leuven, Silaturahmi Jalan-Jalan Pertama ke Luar Brussels

Selanjutnya, aku dan istriku akan berbagi cerita tentang berbagai kegiatan-kegiatan seru yang kami ikuti di Brussels dan sekitarnya!! Termasuk Silaturahmi Jalan-jalan!!!  Keep in watch, kalau kata Pak SBY..😀

Bon weekend a tous

3 thoughts on “Mumpung Masih Muda

  1. Khusus di Flanders dengan bekal omniostatus dari Asuransi, kita dapat omnipass untuk semua jaringan bus dan tram delijn hanya dengan membayar €30/tahun per orang😀. Bahkan bisa juga dipake di Bxls tapi khusus bus delijn.

    • Wah, Trimakasih Pak Faisal..
      semua asuransi disini Pak? saya pakai dari MARSH Belgium, harus datang kemana untuk daftar De Lijn nya ya..

      • Udah ah jangan panggil Bpk… belum pantas, Sementara ini cukup anak saya aja yang manggil Ayah hahahahaha…
        Kebetulan saya pakai asuransi dari Euromut. Nah dengan omnipass itu kita bisa naik bus/tram di daerah Flanders tanpa harus bayar lagi. Aku ngga tahu pasti yah kalo diBxls. Soalnya Bxls beda sendiri. Jadi sistem transportasi pun terbagi 2 yaitu delijn and MIVB itu. Coba tanya ke pihak asuransi untuk memastikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s