Strategi Menyusun Europass CV

europass cv

Saat mencari-cari peluang internship di WHO di awal tahun ini, dari internet aku sadar bahwa di Eropa sedang diberlakukan penyeragaman format CV untuk melamar pekerjaan. Dari petunjuk yang aku baca, pertimbangannya adalah unsur kepraktisan dalam meng-appraise-nya. Berkaca pada semakin banyaknya tawaran beasiswa di Eropa terutama melalui skema beasiswa Erasmus Mundus, mulai dari early childhood education sampai journalism yang begitu beragam bidangnya, semakin banyak pula teman-teman yang bertanya ingin tahu contoh Europass CV yang pernah kubuat. Aku sendiri mencontoh format ini dari hasil bertanya pada Mbah Google. Ini dia linknya http://europass.cedefop.europa.eu/en/documents/curriculum-vitae.

Penting Diperhatikan

1. Foto

Kita mendapat kesempatan mencantumkan foto kita dalam format CV Europass ini. Ingat, meskipun kita sedang mengajukan permohonan beasiswa, bukan berarti kita harus memasang foto memelas. Beruntung bagi orang Jawa yang sumeh, menurut subjektif saya, orang Eropa senang dengan kesumehan orang Indonesia terutama orang Jawa. Tapi tolong juga, jangan dipaksakan senyumnya. Inilah kesempatan emas Anda memberikan first impression pada penyeleksi, jangan sia-siakan.

2. Data Diri

Pastikan data diri Anda sendiri yang Anda masukkan. Seringkali kita mau cari mudahnya, kebablasan meng-copy paste CV orang lain dan lupa menghapus sebagian datanya. Bisa-bisa bukan Anda, tapi teman Anda yang dapat beasiswanya. Ini kelihatan guyon, tapi saya serius.

3. Work Experiences

Inilah saat Anda menjual diri lagi. Pilih salah satu hingga tiga pengalaman kerja terbaik Anda. Sampaikan dengan seefisien dan semenarik mungkin. Karena di sini konteksnya kita ingin mendapat beasiswa di bidang akademis, pilihlah pengalaman kerja terkait akademis saja. Di contoh CV yang saya buat, saya tidak perlu menceritakan derita saya sebagai penjual tas wanita, parfum dan sebagainya, meskipun dulu hidup saya terbantu karenanya.

Buat pengalaman kerja Anda terlihat menarik. Contoh, saat magang di salah satu bagian dosen saya, meski hanya sebentar saya sempat dua kali diminta mengantar surat ke bagian yang berbeda lantai di gedung yang sama. Hal sepele ini bisa kita cantumkan dengan istilah sending document. Men kethok keren tithik ngono lho (biar kelihatan lebih keren dikit gitu lho), walaupun aslinya cuma disuruh-suruh.

4. Education & Training

Tulis apa adanya sesuai yang Anda lalui. Jangan misalnya sekolah di Madrasah seperti saya, lalu yang ditulis Taruna Nusantara Boarding School, biar kelihatan wah. Kalau memang alumni madrasah tulis saja, Islamic High School.

5. Skill & Competence

Mengingat Erasmus Mundus berasal dari Eropa yang banyak macam bahasanya, semakin banyak bahasa Anda kuasai, insyaAllah semakin baik penilaian terhadap Anda. Selain itu hal ini juga menjadi pertimbangan apakah Anda akan mendapatkan program di negara yang Anda minati.

Tapi ingat, sebagai darah muda, kadang kita kelewat semangat, inginnya semua bahasa dicantumkan. Tolong tidak perlu dicantumkan bahasa daerah yang Anda kuasai meskipun itu banyak. Juga jangan sok-sokan memasukkan bahasa yang kita baru mulai les sejak bulan lalu. Saat CV ini dibuat saya sedang belajar bahasa Prancis namun progresnya belum menggembirakan. Bahkan mungkin belum layak digolongkan pada klasifikasi terendah. Sehingga, saya sengaja tidak mencantumkannya. Adapun informasi penggolongan kemampuan bahasa ada di sini. Untuk skills yang lain saya rasa cukup jelas. Kita cukup menggunakan common sense kita untuk memasukkan mana skill yang sekiranya dapat meningkatkan daya jual kita di sini.

6. Additional Information

Ini dia Simbahnya puenting! Gara-gara sering nonton pertunjukan band, kita beranggapan kata additional itu tidak penting karena membandingkan dengan additional player. Kalau Anda berpikir demikian Anda salah besar!

Dari contoh yang saya dapat dan saya buat, Anda bisa mencantumkan publikasi dan penghargaan yang Anda dapat. Publikasi menunjukkan pengakuan suatu komunitas ilmiah terhadap Anda. Sementara penghargaan tentu memberikan gambaran bahwa Anda cukup berharga untuk dipertimbangkan.

Ibarat pepatah, kalau ingin menyebarkan kebaikan, sampaikanlah, jangan malu-malu. Ini bukannya riya, di bagian inilah mungkin tempat satu-satunya di dunia Tuhan mengampuni orang yang “menyombongkan” diri. Sekali lagi bukan untuk pamer, tapi kita memang sedang butuh menjual diri kita saat ini.

Semoga CV yang saya buat ini bermanfaat. Saya paham kalau ada yang memandang saya meng-upload CV ini sebagai tindakan kurang menyenangkan. Tetapi saya coba untuk tidak mengindahkan hal ini karena niat saya satu: “semoga semakin banyak pelajar Indonesia datang dengan beasiswa ke Eropa, semakin terbuka wawasan pelajar Indonesia, semakin banyak ilmu dan devisa masuk ke Indonesia, semakin banyak beasiswa dialokasikan untuk sedekah oleh pelajar Indonesia ke yayasan pendidikan / atau panti asuhan di Indonesia.”

Ini bukan CV ideal, tetapi kebetulan kemarin cukup untuk  diterima di program Erasmus Mundus Action 2, MAHEVA. Semoga dapat membantu proses aplikasi beasiswa teman-teman semua.

Academic Europass CV

Kalau diterima, jangan lupa sedekahnya ke panti asuhan dan yayasan sosial sejenisnya di Indonesia.

Salam,

Mochammad Fadjar Wibowo

9 thoughts on “Strategi Menyusun Europass CV

  1. wiw.. Bermanfaat banget nih kaa.. thanks. btw, ko aga kurang ngerti bagian personal skill of competences di poin other languagesnya. C2, C1, B2, A2 dan (European Level).. Makasih banyak yah kaa. Sukses selaluu🙂

  2. Mau tanya Mas, kalau misalkan kita masih berstatus mahsswa belum lulus S1 ditulisnya gimana ya di bagian education cv europass nya?

    Terima kasih

    • Tuli saja pendidikan terakhir (SMA), tapi kalu tetap ingin memasukkan univeritanya bisa diberi keterangan: “untill present”. Misal angkatan 2007, bisa ditulis “2007-until present”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s