Erasmus Mundus Action 2, Siapa Mau???!!

Erasmus MAHEVA exchange programme family in Brussels

Erasmus MAHEVA exchange programme family in l’Université catholique de Louvain Brussels

“Mas Fadjar, ini apa? Pemburu beasiswa?! Nggak boleh ah!”

“Mbok boleh Mba, itu doa je..”

Siang itu aku “dimarahi” mba-mba staff bagian akademik di KPTU. Aku mengisi “pemburu beasiswa” di kolom pekerjaan daftar isian buku tahunan fakultas untuk kepentingan wisuda. Aku saat itu bingung mau isi apa. Bakul pulsa? Walaupun benar aku bakulan pulsa dimana-mana, kasihanlah Mama nanti pas wisuda, susah-susah anaknya dikuliahin di kedokteran, baca profil di buku tahunan kok sekedar bakul pulsa. Dokter? ko-ass aja belum.

Berhubung selagi menanti wisuda bulan Mei 2011 lalu aku sedang menunggu hasil seleksi Erasmus Mundus Action 2, aku tulis saja pemburu beasiswa. Mengingat ini bukan beasiswa yang pertama kudaftar. Bukan asal berburu, beasiswa yang kulamar adalah beasiswa yang searah dengan tujuanku meniti karir di bidang public health nanti.

Tiga Langkah Menuju Erasmus Mundus Scholarship

Beasiswa Erasmus Mundus sudah tidak asing di telinga mahasiswa Indonesia. Beasiswa ini memang super. Mulai dari kuotanya, promosinya hingga dananya benar-benar jor-joran. Proses seleksinya pun dibanding beasiswa ngetop lainnya seperti Fullbright, Stuned, dan DAAD relatif mudah. Dengan Erasmus Mundus kita cukup menjalankan tiga langkah.

1. Cari program yang Anda minati. Untuk Master Program kunjungi http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/documents/projects/action_1_master_courses/131_emmcs.pdf

Untuk Doctorate Program kunjungi http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/documents/34_emjd_final.pdf

2. Telusuri link yang tercantum di sebelah program yang Anda minati.  Ikuti petunjuk aplikai yang sudah tersedia dengan jelas di web tersebut. Anda biasanya akan diminta untuk men-download atau membuat account untuk proses aplikasinya. Lanjutkan dengan mengisi semua persyaratan yang dibutuhkan.

3. Berdoa sambil menunggu pengumuman.

Mudah bukan?! Ya, betul sekali! Jadi tunggu apalagi!

Bagi Anda yang sedang mencari Joint Master Program dapat memperoleh informasi lengkap 131 program dan jurusan yang ditawarkan di http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/documents/projects/action_1_master_courses/131_emmcs.pdf

Untuk Joint Doctorate Programme silakan kunjungi http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/documents/34_emjd_final.pdf

Erasmus Mundus Action 2, Mau, Mau, Mau?!

Apalagi ini?! Ya, banyak di antara kita yang belum tahu bahwa penyelenggaraan beasiswa Erasmus Mundus ini dilakukan dalam dua frame. Erasmus Mundus Action 1 yang menawarkan program beasiswa degree, terdiri dari Joint Master Programme dan Joint Doctorate Programme seperti di atas. Juga, Erasmus Mundus Action 2 yang menawarkan program beasiswa non-degree.

Sementara masih ada satu frame lagi yakni Erasmus Mundus Action 3 yang ditujukan untuk penguatan kualitas perguruan tinggi dalam bentuk promotion, accessibility, quality assurance, credit recognition, mutual recognition of qualifications, curriculum development and mobility.

Dari ketiga frame ini, Erasmus Mundus Action 2 lah program yang saat ini saya ikuti.

Selama ini Erasmus Mundus Action 2 lebih terkenal dengan nama Erasmus Lotus. Sebetulnya, Erasmus Lotus hanya salah satu dari begitu banyak project beasiswa di bawah Erasmus Mundus Action 2. Adapun project dan program yang ditawarkan amat beragam.

Sebagai gambaran, dalam satu project, penyelenggaran Eramus Mundus Action 2 ini melibatkan 10 Universitas di Eropa dengan sekitar 13 Universitas di Asia yang sebagian besarnya Asia Tenggara. Beruntunglah kita, Anda, wahai pemuda pemudi Indonesia mendapat jatah terbanyak!! (selama kualifikasi memenuhi) Makanya, ayo buruan daftar, deadline 31 Januari 2012!!

Jaman Buapak Ibumu kayak gini-gini nggak ada hooii!!!

Berikut ini sebagian program yang ditawarkan kepada pelajar Indonesia dan Partner University dari Indonesia yang dilibatkan. (Mahasiswa dari maupun dari luar universitas di bawah ini boleh mendaftar program mana saja)

MOVER Universitas Muhammadiyah Malang

Areas Univeristas Gadjah Mada

Techno Universitas Indonesia

EXPERTS Intitut Pertanian Bogor

LOTUS Universitas Gadjah Mada, Intitut Teknologi Bandung

STRONG-TIES Intitut Teknologi Bandung

HEB-SEA Universitas Sanata Dharma

MAHEVA Universitas Gadjah Mada

EURASIA  Institut Pertanian Bogor, Universitas Tadulako, Universitas Gadjah Mada

Program beasiswa non-degree ini terus dikembangkan untuk meningkatkan mobilitas para scholars dari luar Eropa ke Eropa. Tujuannya untuk saling mengembangkan potensi akademis di masing-masing benua. Pelajar dari negara berkembang luar Eropa mendapat kesempatan untuk belajar di perguruan-perguruan tinggi dengan sistem yang lebih lama teruji dan dokumentasi ilmu yang lengkap. Para akademisi dan pelajar Eropa mendapat stimulus berupa interaksi sosial yang dapat memperluas perkembangan ilmu pengetahuan dan etos pelajar dari negara berkembang dikenal membara, terutama jika mendapat kesempatan belajar di luar negeri.

Proses Seleksi

Mendapatkan beasiswa itu memang tidak pernah mudah. Gabungan antara usaha, doa, dan kehendak-Nya. Tetapi dari berbagai pengalaman mendaftar beasiswa, Erasmus Mundus Action 2 ini menyediakan proses yang paling mudah!

Bayangkan untuk mendapatkannya, yang perlu Anda lakukan hanya  TIGA LANGKAH MUDAH!

1. Klik link yang ada di atas dan pelajari mana program yang sesuai untuk Anda.

2. Klik tombol aplikasi di website tersebut dan ikuti prosedurnya. Anda hanya akan diminta untuk membuat akun aplikasi, semudah membuat akun Facebook! Kemudian Anda, kurang lebih, hanya akan diminta mengisi data diri, memilih program dan universitas yang Anda minati membuat motivation letter, curriculum vitae (saya sarankan dengan European format CV), mengupload hasil scan: identita diri atau passport, ijazah (tidak perlu diterjemah), TOEFL skor (tidak perlu internasional), recommendation letter.

3. Setelah melengkapi semua peryaratan klik submit, semudah klik add friend, sambil mengucapkan bismillah dan doa-doa baik yang pernah Anda punya. Rezeki bisa “dibeli” dengan sedekah. Tak ada salahnya Anda bersedekah 10% dari nilai beasiswa yang Anda harapkan. Seperti yang dijanjikan satu kebaikan setidaknya berbalas dengan 10 kebaikan.

Selamat mencoba! Saya turut mendoakan Anda!!! Kalau diterima, jungan lupa sedekahnya untuk panti asuhan di Indonesia. Agar bukan cuma kita yang merasakan manfaat Erasmus Mundus nya, tapi juga rakyat Indonesia yang belum berkesempatan seperti kita.

Kalau sudah diterima, jangan lupa bersyukur. Ingat, Bapak Ibu Anda, bahkan Simbah Anda sekalipun dia Raja tidak pernah mendapat kesempatan mendaftar beasiswa ke Eropa semudah ini!!!

Sebagai pelengkap, berikut ini statistika penerimaan beasiswa Erasmus Mundus.

Salam,

Mochammad Fadjar Wibowo, B.Med
Exchange Student at Universite catholique de Louvain, Belgium
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
http://www.mutiarafadjar.wordpress.com

——————————————————————————————Ingin terus mengikuti cerita kami? Klik Folow pada WordPress page ini.

Bermanfaat kah tulisan ini?! Jangan ragu RateShare dan Komentar pada kolom di bawah ini!

80 thoughts on “Erasmus Mundus Action 2, Siapa Mau???!!

  1. mas fadjar, mau nanya. saya tidak berasal dari universitas yang disebutkan di atas. apakah saya masih bisa mendaftar EM?

    thanks buat informasinya ya..:)

    • Salam Mas Ghulam,
      bisa sekali mas Ghulam, seperti yg saya infokan. Juga terdapat penjelasannya di website project terkait mengenai eligible criteria. Asalkan dari Univ di Indonesia, boleh!😀 Selamat mencoba🙂

      Fadjar

  2. mas fadjar..saya kuliah di salah satu partner university di atas..saya ingin mengikuti program experts dan salah satu universitas yang mau saya tuju adalah Leuven university, Belgia..
    Saya masih bingung di form aplikasinya, apakah hanya 1 field study aja yang boleh kita pilih?
    Sekarang saya mhasiswa tingkat akhir/semester 8,yang ingin saya tanyakan apakah program experts ini termasuk program non degree?apakah klo saya pilih undergraduate exchange apa bisa memilih yang program master?
    Terima kasih

    • Salam Mas Faizal,

      1. Selama tidak ada batasan lebih baik pilih lebih dari satu sesuai minat
      2. Kalau tidak ada keterangan akan mendapat degree berarti program tersebut juga non-degree
      3. Dari pengalaman, saat mendaftar saya masih undergraduate degree. Saat tiba di tempat karena S1 nya sudah lulus, saya minta dimasukkan ke program master. Kebetulan coordinator program berkenan. Mungkin bisa Mas Faizal lakukan juga.

      Semoga jawaban saya sesuai harapan Mas Faizal. Semoga sukses!!!

  3. Pertanyaan dari seorang kawan:

    Assalamualaikum fadjar..

    Aku baru baca2 blogmu (maklum kmrn abis koass sebulan di wates minim internet) dan gara2 baca itu,jadi mupeng pengen nikah, pengen ambil master di europe, trus juga honey year europe (pdhl calon aja blm ada.haha). Emang bener2 bkin mengen-mengeni wae ceritamu.. Mbakat motivator kamu jar.hehe.. smoga bisa cepet cetak yaa buku blogmu.amiinn

    Aku mau nanya2 nih.. Sebenernya aku dari sejak masuk koass udah mulai ‘memburu’ beasiswa master ke eropa, terutama belanda (rasanya kalo udah pernah kesana rasanya kok langsung jatuh hatinya sama belanda ya *ini juga menurut *** kyk gitu.hehe). Udah mulai nulis CV dan bikin2 ML, tp mesti kepentok pikiran “ntar klo aku motong koass, ntar ribet deh ngurus koass tahun depan” ato “klo ngambil master ntar ga ikut kkn segala trs tahun depan ngurusnya bingung klo thn depan tiba2 ga ada kkn lagi, masa kkn sendiri”. masih takut sama pikiran2 itu. Jadi sementara ini aku masi belum coba apply. lagian toeflku masi mepet banget 496.haha.itupun cuma toefl like. sementara ini aku masi belajar inggris dulu buat ningkatin toefl sama blajar dutch, supaya bisa nambah2in di CV nya.
    Aku mau nanya, kmrn pas km epply itu pake language certificate apa?perlu pake TOEFL yang internasional yg tesnya harus ke jakarta itu ga? soalnya di web nya ga ditulis harus skor TOEFL brapa sih..jadi aku malah bingung.Trus yang nentuin european language levelnya kita sendiri?
    Trus dulu itu kamu daftar yg target group 1 ato 2?
    Trus kan yang milih univ nya mau mana kan kita, ada tips2 khusus ga supaya univ yang dapet surat kita itu suka dengan kita?

    Jawaban:
    He..

    Makasih ya sudah nyempetin mampir dan baca,
    Maaf banget baru sempat dibalas sekarang karena kemarin banyak kegiatan di luar.

    Langsung kujawab aja ya
    1. Selama ngga minta TOEFL IBT internasional, pakai TOEFL apapun jadi. Institusional misalnya, yang dari UGM itu bisa. APalagi Eropa atau Belanda sudah cukup mengakui biasanya
    2. European language level bisa kita tentukan sendiri dengan menyesuaikan tabel yang ada. Adanya sertifikat pendukung dari tempat les pasti lebih bagus
    3. Daftarnya target group 1, karena kita berasal dari negara dan universitas yang bekerjasama dalam Erasmus Action 2 ini, UGM
    4. Univ yang sesuai saja. Bisa bahasa Inggris saja lebih baik pilih Belanda atau Eropa Utara, bisa bahasa Prancis bisa pilih Belgia dan Prancis

    Masalah ko-ass dari tahun ke tahun ada saja yang menghadapi dilema serupa. Yang penting kuat iman, mau langsung ko-ass atau master dulu ga ada yang salah. Yang baik dua-duanya kelar.

    Ayo segera daftar masternya. Bon courage!

  4. Terima kasih atas jawaban yang sebelumnya,, Masih ada yang bingung di form aplikasi..Soalnya form aplikasi ini benar2 harus complete dan minimalisir kesalahan dari kita sendiri, mnurut pengalaman mas fadjar saat mngisi form aplikasi, kalo ada pertanyaan untuk target grup 2 apakah mesti diisi atau dikosongin saja atau bagaimana mas?padahal saya masuk kedalam target grup 1..terus saat identitas diri, ada phone dan mobile number, sedangkan saya hanya memiliki mobile number, apakah yang phone number dikosongkan atau diberi tanda strip? terima kasih mas atas jawabannya.

    • 1. Pertanyaan untuk Target Group 2 untuk dijawab oleh Target Group 2 Mas, InsyaAllah. Bukan oleh calon peserta dari Target Group 1. Kalau semua pertanyaan kita (Target Group 1) jawab, teman2 dari Target Group 2 kasian mau jawab apa nanti.. Hehehe
      2. Boleh strip atau dikosongkan Mas, bebas. InsyaAllah paham kok panitianya.

      Semoga sukses ya Mas Faizal!!!

    • Salam Mbak Hetty,

      Student Agreement pada pengalaman saya tidak. Setiba di sini baru kita membuat learning agreement. Sebelum berangkat atau sesudah, mungkin berbeda tergantung pada programnya.
      Kartu identitas sebaiknya berupa passport, tidak perlu diterjemah karena sudah jelas.

      Semoga jawaban saya sesuai harapan

      Fadjar

      • terima kasih mas sudah menjawab pertanyaan saya🙂

        saya belum punya passport mas. Kalau KTP bisa tidak dipakai sebagai kartu identitas untuk program ini? apakah KTP harus diterjemahkan juga ke b. Inggris? terima kasih🙂

        Hetty

      • Secara logika boleh, mengingat itu ID formal bagi kita yg tidak punya passport. Masalah terjemahan, karena saya tdk mengalami menerjmahkan KTP.. Mbak Hetty dapat kontak panitia beasiswa nya atau universitas partner di Indonesia untuk program tersebut. Perlu diperhatikan Mbak, jawaban saya hanya pengalaman, jawaban mereka berbasis persyaratan yg sebenarnya. Ini kekurangan saya

        Semoga lancar semuanya!

      • terima kasih ya mas sudah dijawab lagi pertanyaan saya🙂 sangat membantu bagi mahasiswi awam kaya saya ini 🙂

        saya akan coba hubungi pihak universitasnya. sekali lg terima kasih🙂
        sukses terus

    • terima kasih mas sudah menjawab pertanyaan saya.

      saya belum punya passport mas. Kalau KTP bisa tidak dipakai sebagai kartu identitas untuk program ini? apakah KTP harus diterjemahkan juga ke b. Inggris? terima kasih🙂

  5. Pertanyaan dari seorang kawan dan jawaban untuknya:

    Aslm..Mas, saya dapat info beasiswa Eramus Mundus Action 2, di blog mas..

    Saya tertarik dan kondisi saya saat ini adalah mahasiswa kedokteran semester 6, kuliah berakhir bulan Agustus 2012.. jadi masuknya jika minat mengambil Master apa bisa mendaftar mas fadjar ?

    Saya buka link nya hanya yang beasiswa MOVER yang masih buka sampai awal Maret 2012 ini..

    Lalu yang dimaksud mobility itu kita sudah kesana/ bagaimana ya mas?

    Mohon info nya mas

    Jawaban:
    Saya coba jawab sebisanya ya
    1. Saya tidak tahu sebenarnya, tapi kalau cuma diminta mencentang, centang saja program master. Dulu saya mencentang program bachelor, tapi setelah tiba minta “dimasterkan” karena sudah lulus dan kebetulan dosennya berkenan.
    2. Mobility itu diartikan exchange. Kegiatan kita ke luar inilah disebut mobility. Kalau masih di Indonesia dan baru mendaftar, namanya baru mendaftar mobility ini. Kalau sudah diterima jadi diterima mobility. Kalau sudah tiba, berarti sdg mengikuti mobility.

    Begitu menurut saya, tapi saya anjurkan Pradipta langsung menanyakan pada Univeritas Partner di Indonesiauntuk hal ini yang bertindak sebagai panitia di Indonesi-nya.

    semoga sukses aplikasinya ya!!

  6. Pertanyaan dari seorang kawan:

    Assalammualaikum Wr. Wb,

    Salam kenal mas Fajar , perkenalkan saya Donny mau tanya nih mas. Sepengetahuan mas Fajar biaya hidup di Aachen / di belgia tempat mas fajar dengan beasiswa sekitar 1000 euro.cukup gak . terutama kalo ngajak keluarga dg 2 anak
    Maaf ngrepoti.

    Wasalam,
    Donny

    Jawaban:
    Biaya di Eropa menurut saya slightly lebih murah dari Belgia.
    Tetapi pengalaman saya dan istri, kami sepakat tidak akan bersedia hidup dengan 1000 Euro jika sudah ada anak. Saat ini kami sangat cukup karena gaya hidup kami sangat sederhana. Kami banyak diantar-anatar, diajak makan, menginap dan lain-lain saat ini. Bahkan baju kami banyak dipinjami.
    Sehingga kami berdua masih bisa menabung dan mengirim ke Indonesia.

    Saat ada anak kami berharap bisa berpegang pada 1500 Euro setidaknya. Artinya perlu membawa bekal lain atau memanfaatkan income di Indonesia agar anak bisa mendapatkan kebutuhan nya dengan baik. Tidak diirit2 seperti orangtuanya

    Semoga bermanfaat Mas Donny

  7. Wah, saya baru tau ada tulisan ini. Saya sendiri dapat info dari kampus tentang TECHNO Project Erasmus Mundus Action 2. Dan saya termasuk yang beruntung terpilih. Silakan semua coba EMundus Action 2, chance-nya masih lebih besar dari EMundus Action 1… ^_^

  8. hii mas, saya Evry mahasiswa geografi ui
    mas, mohon info dong..kl mau mengikuti beasiswa magister in businees di erasmus pilihnya action 1 atau 2 ya?
    masiih bingung,..

    selanjutnya, sebenarnya kuliah di german kan, umumnya hampir semua gratis.
    kl tidak mengandalkan beasiswa, sebenarnya bisa ga ya mas…
    pake biaaya sendiri utk living cost disana (tentunya sambil mencari kerja sambilan )..

    thengs before mas (^0^)

    • Salam Evry

      Action 1 itu untuk degree program

      Action 2 untuk non-degree, alias pertukaran mahasiswa. Jelas koq bedanya di blog saya rasa.

      mengenai yang mendaftar dan diterima data lengkapnya dari seluruh dunia ada di sini. ada di google koq, dengan keyword “erasmus mundus statistic by nationality”
      http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/statistics_en.php

      untuk kuliah di jerman buka saja http://www.daadjkt.org/
      kuliah di Jerman murah biaya hidupnya dan bisa sambil kerja, modal saja di awal utnuk uang jaminan.
      informasi lengkap silakan ikuti milisbeasiswa di yahoogroups -> cari di arsip dg keyword DAAD atau kuliah di jerman

      wassalam
      Fadjar

  9. Halo Kak Fadjar. Mau sedikit menambahkan, yg Erasmus Mundus Action 2 jg menawarkan beasiswa degree program😉 Alhamdulillah aku salah satu awardee master degree program thn ini. Terima kasih u/ postingan kk mengenai europass cv, super sangat membantu aplikasi aku tahun lalu hehe.

  10. Mau nanya Mas, program Erasmus itu mulai dibuka setiap kapan ya? untuk action 1 & 2?

    Kalo di Indonesia, apa perlu mendaftarkan program Erasmus melalui universitas yang melakukan kerjasama dengan program tersebut?

    Thanks😀

    • Pembukaan spesifik untuk tipa program, tapi umumnya atara Nov-Feb silakan klik link2 terkait program yang ada di atas. Pada button application akan ditemukan semua tanggal dan persyaratan

  11. Hallo mas Fadjar,

    Ikut nimbrung nih. Menurut target group beasiswa ini, mahasiswa yang bukan dari univ partner masih bisa mendaftar tapi cuma untuk program master dan doctoral. Apa benar begitu mas soalnya saya masih S1 semester 4 dan bukan berasal dari salah satu univ partner enlisted. Apa saya masih bisa mendaftar untuk exchange nya?

    Terima kasih banyak🙂

  12. selamat sore, mas Fajar. Saya bersyukur sekali baca blog mas sore ini🙂
    saya mahasiswi psikologi UGM semester 2 menuju ke 3. Dari beberapa bulan lalu saya gencar mempersiapkan diri utk beasiswa EM action 2 ini karena menarik sekali menurut saya. hehe. Tetapi kmarin ketika saya ke KUI utk bertanya lebih lanjut, saya agak kecewa mendapat jawaban ttg permintaan TOEFL utk aplikasi Emundus tahun ini..😦 kata pihak KUI, mulai tahun ini Eropa memperketat seleksi dengan meminta hasil TOEFL internasional / IELTS. padahal senior saya angkatan 2010 baru saja mau berangkat bulan depan ke Portugal berbekal hasil skor TOEFL-Like saja… apakah benar begitu mas fajar? Sedih rasanya karena saya sudah memiliki nilai TOEFL like yang cukup baik, dan saya tau biaya TOEFL internasional maupun IELTS yang sama sekali tidak murah bagi saya.. untuk meminta biaya sebesar itu ke orangtua juga rasanya tidak tega😦
    apa mas fajar ada saran kontak yang bisa saya hubungi utk hal ini selain ke KUI? mungkin email pengurus Emundus LOTUS di eropa? trimakasih banyak mas :’)

    • Mohon maaf baru membalasa Mbak

      Jujur saja saya belum tahu kebijakan ini. Tetapi selama dibolehkan menggunaka TOEFL institutinal (ITP) tetap dicoba saja dulu. Kecuali jika KUI menolak sama sekali.
      Semoga sudah berhasil ya mbak. Bulan ini ada deadline lagi..

  13. mas fadjar, saya mahasiswi kedokteran th ke 2. mau tanya, beasiswa EM action 2 itu apa harus lulus S1 dulu ? kalau th ke 2 apa bisa ? terus misal udah pernah dapet yg action 2, terus pengen apply yg action 1 bisa tidak ? terimakasih

    • Sebaiknya justru sebelum lulus. Karena misinya adalah mobility untuk active student bertukar ilmu dan pengalaman

      Terimakasih
      Fadjar

  14. sore mas fadjar, apa benar infonya untuk EM Action 2 tidak butuh skor TOEFL Internasional? Saya tanya KUI UGM kok sangat diharapkan pakai skor internasional ya.. padahal tidak murah untuk mahasiswa seperti saya…😦 Trimakasih🙂

  15. Mas,sangat bermanfaat informasinya. Ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan.
    Pertama, mengenai persyaratan bahasa, apakah TOEFL ITP bener-bener bisa dipakai?karena saya tahunya untuk Action 1 (MEDEG) harus TOEFL iBT.
    Kedua, Apakah proses apply aplication dilakukan langsung via partnership website?layaknya apply ke konsorsium pada Action 1?kemudian adakah kontak yg dilakukan dengan universitas partner yg di Indonesia?
    Ketiga, jika applicant bukan dari univ. yg disebutkan di atas berarti dia masuknya ke Target Group 2 itu ya (kalo nggak salah).
    Keempat, saya udah lulus S1 statistika, saya baru membaca Lotus,kemudian saya pikir bisa masuk ke sosial science,hanya saja saya tidak menemukan keterangan lebih spesifik mengenai jurusan yg ada di dalam social science. Berarti saya mengambil yg International degree students ya mas?
    Terimakasih

  16. Assalamualaikum mas, salam kenal saya mahasiswa ITS dan nama kampus saya tidak ada di dalam daftar University partner. Apa boleh mas? soalnya disetiap persyaratan mesti harus pelajar dari university partner. Trus untuk program yang bagus buat teknik elektro atau telekomunikasi apa mas? terima kasih banyak.

  17. asl. mas, saya mau konsultasi ttg program action 2 EM dunk.
    ini action 2 itu non-degree? tapi saya lihat di brosur itu kok ada tulisannya master, undergraduate, postgraduate? berarti itu maksudnya sedang menempuh atau yang ingin ditempuh?
    tks

    • Tergantung programnya Mbak. Lotus menawarkan banyak sekali program degree. Panacea dan beberapa lain hanya menawarkan non-degree. Silakan disimak per program/projectnya sesuai jurusan yang diminati.

  18. Halo mas Fadjar apa kabar?:)

    Saat ini saya juga sedang dalam proses apply beasiswa EM Action 2:) Hanya saya saya mengincar kuota full degree 22 months melalui Expert Asia:)

    Dan kebetulan juga mengincar KLU Belgium untuk aplikasi saya. Berdasarkan yg saya baca di artikel ini, Mas Fadjar mengatakan kalau Action 2 menawarkan beasiswa non degree. Tapi yang saya baca di Lotus III dan Expert Asia kenapa berbeda dengan penjelasan mas fadjar ya?:)
    Terdapat pilihan bagi kita untuk apply full degree master di KLU atau univ lain di skema beasiswa action 2.

    http://www.expertsasia.eu/index.asp?p=1720&a=1413

    Begitu juga dengan course yang ditawarkan oleh KLU, mereka juga menawarkan full degree dalam listnya:

    http://econsort.ugent.be/archief/bestand/33/4206/KUL.pdf

    Kalau menurut sepengetahuan Mas Fadjar adakah kolega/rekan sesama mahasiswa Indonesia yang mendapatkan full degree ini?

    Saya mohon pencerahannya ya mas. Hehehe

    Terima kasih banyak sebelumnya.
    Cresti.

    • Alhamdulillah,

      mohon maaf sebelumnya karena tulisan saya berlaku untuk 2011 dan kini. Terutama pada project Lotus, perkembangan sangat pesat terjadi berkat aktifnya peran Gent Universiteit. Sehingga program S2 memang ada dan sudah banyak yang mendapatkannya.

      Mohon maaf jika artikel saya jadi merancukan.
      Salam

    • Iya, sebagian kecil program menawarkan full degree, saya menyederhanakan sesuai tujuan semula EM ACtion 2 yakni hanya exchange, meski ada 1-2 yang memberi degree.
      Semoga sudah berhasil ya Mbak Cresti.

      Fadjar

  19. maaf sebelumnya mas, nama saya Fina
    saya mau mengajukan untuk exchange lotus, tetapi saya tidak berasal dari univ partner. ada 3 group. berarti saya masuk yang group ke 3 karena tidak brsal dr univ partner, tetapi pada saat pengsian form, ada alsan yg hrus dkmukakan knapa masuk group 3, dan pilihannya lebih kepada karena “victim” dari suatu keadaan politik dan sosial.
    Sebaiknya bagaimana ya mas?

    • Mbak Fina,
      menurut saya Mbak Fina masuk gropu 2. siapapun dari negara yang ada university partnernya, masuk target group 2. di Indonesia ada university partner UGM. Maka mahasiswa UGM masuk target group 1. Non-UGM masuk target group 2. semoga jelas ya Mbak.
      salam

  20. Assalamu’alaikum mas………
    Saya Eko dari Universitas Muhammadiyah Malang . Saya sungguh tertarik dengan program ini. Yang saya tanyakan, kira-kira saya bisa gak apply erasmus di kampus saya dan di UGM?
    terima kasih……….
    Wass. wr. wb

  21. assalammualaikum
    bonsoir, de fadjar
    alors, je me presente.je m’appelle hanifah (bahasa prancisnya baru segini). oy, de fadjar (maaf ya tak panggil gitu lha saya angk. tuwo -2003). baca blog-nya njenengan cukup mencerahkan, terutama untuk mencari beasiswa&pengalaman ke LN. Ada beberapa pertanyaan, mohon penjelasan:
    1. apakah beasiswa EM jg diperkenankan untuk PNS di daerah (luar Jawa)?
    2.persyaratan TOEFL atau bisa TEOFL-like? minimal berapa?
    3. untuk apply apa harus menyertakan rekom dari prof/dosen, mengingat lokasi di daerah luar Jawa.
    semoga tetap terus menginspirasi, terimakasih
    merci beaucoup…a la prochaine

    • Wa alaikum salam,

      Salute Mbak Hanifah
      saya coba jawab ya
      1. bisa sekali untuk program yang degree, untuk siapa pun
      2. biasanya 550 cukup
      3. umumnya rekomendasi akademik dari prof terakhir memang dibutuhkan

      Terimakasih banyak atas doanya

  22. mas fajar mau tanya, saya mau ikut exchange untuk EM 2. Tapi disitu ada ketentuan dari vurnerable person. Nah kalo misal g termasuk vernerable person ada tdk ada kesempatan lg ya?

    • Biasanya ditawarkan bagi mahasiswa tahun ke-3 atau ke-2 dengan asumsi telah memiliki IPK sementara dan prestasi yang representtive.

  23. Kak, aku pengen banget daftar. Tapi ga punya piagam internasional dll. Aku cuma anak biasa yang ikut organisasi. Kira-kira bisa ga ya?😦

  24. Salam Kenal Mas Fadjar dan Mbak Muti. Kenalkan, saya Arum. Skrg mhssw tingkat akhir, dan akan ambil profesi setelah ini. Yg ingin ditanyakan (maaf kl pertanyaan agak menyimpang dr topik), bagi jurusan profesi (dr, drg, drh, Aptkr) kl ingin melanjutkan S2 dg beasiswa ke LN, syarat IPK yg dipakai itu IPK S1 / IPK profesi / rata2 IPK S1 & profesi ya mas? trmksh.🙂

    • Dari pengalaman senior, jika fakultas mencantumkan IPK pada transkrip nilai akhir kombinasi dapat menggunakan kombinsai keduanya. Atau beri note bahwa IPK yg dicantumkan adalah kombinasi.

      Saya sendiri blm selesai profesi jd hanya mencantumkan IPK sarjana.

      Semiga membantu Mbak Arum

  25. salam kenal mas,
    menarik sekali blog nya, kebetulan sy jg ingin sekali mendapat beasiswa ke LN.
    mw nanya mas, klo sy mahasiswa tingkat akhir jur tekim dan berasal dr universitas swasta apa boleh mendaftar EM 2 student exchange?
    sy msh bingung dgn link2 yg mas fadjar kasih, namanya aneh2, bedanya dr masing2 program di atas apa ya? sy bener2 blank ttg beasiswa EM😛

    • Bedanya jurusan dan universitas tujuannya Mas. Mudah kok apalagi mas dari Tekim.. gampanglah memahami pengumuman di atas. Dari umiv manapun bisa Mas. Semangat!!!

  26. Pertanyaan dari Danissa
    “Selamat pagi mas Fadjar, saya Danissa, mahasiswa PD13 UGM, jadi sekarang aku masuk semester 3 hehe. Mau tanya dong Mas:
    1. Kalo misalnya aku mau daftar action 2, kan exchange 10 bulan, berarti cuti setahun di fk dan nanti turun blok ya? Atau nilainya bisa di transfer?
    2. Lalu kalau misalnya udah ikut action 2, nanti pas ambil master masih bisa daftar erasmus mundus lagi kan?
    Terima kasih sebelumnya :)”

    Jawaban:
    1. Betul cuti 1 tahun, cuti diurus setiap semester ke FK UGM agar tagihan SPP tidak dikenakan. Secara aturan kredit bisa ditransfer, tapi secara kredit seringkali UGM tidak siap mengakomodasi. Sehingga tunda kelas bisa saja terjadi. Saya sendiri berangkat saat sudah wisuda s1, tapi mendaftar di semester 7.
    2. Tidak ada larangan mendaftar lagi. Tetapi ada aturan untuk setiap beasiswa Erasmus selama ini selama 5 tahun terakhir tidak boleh tinggal di Eropa selama 12 bulan

  27. Mas ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan :
    1. Apa bedanya expert sustain dengan expert asia ?
    2. Saat ini saya semester 7, mana yg lebih baik saya pilih : exchange undergraduated atau menunggu lulus dulu baru apply exchange master ?
    3. Apakah ada seleksi wawancara dalam proses ini ?
    Terimakasih.

    • Salam Mas Suko,
      Maaf saya tidak dalami project erasmus satu per satu shg tidak tahu untuk nomor satu.
      Nomor 2 tergantung orientasi mas ke depan apa. Misal jika ingin berkarir di Eropa pengalaman exchange sedari dini bisa memnjadi jendela informasi dan koneksi lebih dini u oersipan diri jenis Master yd diinginkan. Tetapi jika ingin lulus s1 cepat2 karena harus segera bekerja lain hal
      3. Tisak ada sejauh yang saya alami. Tapi kawan sayapernah wawancara untuk program S2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s