Melamar Beasiswa vs Melamar Istri

Kita telah tiba pada zaman di mana mendapat beasiswa jauh lebih mudah daripada zaman sebelumnya. Selagi persyaratan terpenuhi, tidak ada alasan tidak bisa mendapat beasiswa saat ini. Selanjutnya, hanya kemauan dan upaya yang menentukan.

Selanjutnya, melamar beasiswa adalah jenis kegiatan melamar yang relatif mudah dengan dampak relatif minimal yang bisa dilakukan oleh pemuda Indonesia. Bandingkan dengan melamar kerja dan melamar calon istri.

Melamar beasiswa bila gagal bisa terus coba lagi, dengan batasan usia cukup lebar. Beberapa negara bahkan sampai usia 40-an. Itu pun bisa disambi kerja. Bandingkan dengan melamar kerja yang berkejaran dengan perut dan melamar wanita yang berkejaran dengan hantu tekanan batin dan sosial.

Melamar beasiswa semua variabelnya terukur dan bisa diupayakan. Variabel persyaratan umumnya kuantitatif: skor IELTS/TOEFL, GPA, GRE, dll. Yang kualitatif mungkin hanya motivation letter dan wawancara, itu pun bisa dilatih, diupayakan. Sangat berbeda dengan lamaran kerja yang sering terkait koneksi dan wanita yang tergantung restu calon mertua. Jadi semangatlah melamar beasiswa, pasti bisa!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s